!-end>!-local>
Rabu, 05 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
Jumat, 09 September 2011
Rambutpun Butuh Makanan
Efek sinar matahari, klorin dan kekeringan
karena musim kemarau akan sangat berbahaya bagi keindahan rambut Anda.
Mereka bisa membuat helaian rambut lebih kusam dan rapuh dari biasanya.
Di samping pengaruh lingkungan, diet yang Anda lakukan memberikan dampak
yang besar pada kesehata rambut.
Ahli diet dan penulis “Nutrition at Your Fingertips” Elisa Zied membantu kita untuk memilih makanan apa saya yang bermanfaat untuk mengembalikan kemilau rambut Anda agar indah seperi sediakala.
Ahli diet dan penulis “Nutrition at Your Fingertips” Elisa Zied membantu kita untuk memilih makanan apa saya yang bermanfaat untuk mengembalikan kemilau rambut Anda agar indah seperi sediakala.
Jumat, 26 Agustus 2011
ANTI TILANG POLISI (Read More) cuuuus!!
Hampir semua orang pasti pernah ngerasain sama yang nama-nya “ditilang”.. mungkin pas pada waktu bawa mobil atau yang paling sering para pengendara motor, pasti ngeselin banget kan?
Contohnya aku sendiri juga udah sering kali kena tilang, ratusan ribu pun udah aku keluarin buat bayar tilangan. Akhir-nya aku coba mikirin gimana cara-nya biar lolos dari mata polisi. -? Heheheheee.....
Setelah Aku amati, aku nemu beberapa cara yang aku rasa lumayan juga. Inilah Tips anti tilang Polisi saat naik motor,versi ketapang-Insight.blogspot.com
Contohnya aku sendiri juga udah sering kali kena tilang, ratusan ribu pun udah aku keluarin buat bayar tilangan. Akhir-nya aku coba mikirin gimana cara-nya biar lolos dari mata polisi. -? Heheheheee.....
Setelah Aku amati, aku nemu beberapa cara yang aku rasa lumayan juga. Inilah Tips anti tilang Polisi saat naik motor,versi ketapang-Insight.blogspot.com
Enam Tayangan Ramadhan VS KPI
TRIBUNNEWS.COM - Komisi Penyiaran Indonesia memperingatkan enam tayangan Ramadhan di televisi karena dianggap melanggar standar penyiaran yang baik. Program siaran yang umumnya berupa komedi di waktu berbuka dan sahur itu mengandung unsur pelecehan, penghinaan, dan kata kasar terhadap sesama pemain atau pelawak.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Nina Mutmainnah Armando, di Jakarta, Rabu (24/8/2011) malam. Dijelaskan, KPI telah memberikan sangsi administratif berupa surat teguran tertulis kepada enam program siaran televisi. Keenamnya adalah "Saatnya Kita Sahur (SKS)" (Trans TV), "Pesbuker (Pesta Buka Bareng Selebritis)" (ANTV), "Sahurnya Opera van Java (OVJ)" (Trans 7), "Tuker Hadiah Ramadhan (THR)" (ANTV), "Sahur Bareng Rey.. Rey.. Reynaldi (Sabarrr)" (SCTV), dan Sahur Semua Sahuuur" (RCTI). Khusus bagi "Saatnya Kita Sahur (SKS)", ini adalah surat peringatan kedua.
Program-program itu dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Pelanggaran antara lain berupa kandungan pelecehan, penghinaan, perendahan orang lain, kata-kata kasar, dan perilaku tak pantas.
"Jika masih belum berubah setelah surat peringatan pertama, kami layangkan surat peringatan kedua. Jika masih bandel, durasinya akan dibatasi, atau bahkan kemudian penghentian siaran sementara," katanya.
Selain soal siaran acara komedi, KPI juga mencatat adanya iklan niaga dalam siaran adzan maghrib, yaitu di TVOne, Trans TV, SCTV, dan Global TV. Siaran paling banyak diadukan masyarakat. Ada juga keluhan terhadap adanya ustadz yang mencoba ikut melawak dan menyanyi.
"Hasil pantauan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi televisi. Saat televisi untuk lebih mengutamakan program-program yang lebih mendidik daripada program hiburan yang instan, mendapatkan banyak untung, tapi kurang mendidik. Bagaimanapun, televisi adalah media sarana yang strategis untuk mempengaruhi karakter masyarakat," katanya.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Nina Mutmainnah Armando, di Jakarta, Rabu (24/8/2011) malam. Dijelaskan, KPI telah memberikan sangsi administratif berupa surat teguran tertulis kepada enam program siaran televisi. Keenamnya adalah "Saatnya Kita Sahur (SKS)" (Trans TV), "Pesbuker (Pesta Buka Bareng Selebritis)" (ANTV), "Sahurnya Opera van Java (OVJ)" (Trans 7), "Tuker Hadiah Ramadhan (THR)" (ANTV), "Sahur Bareng Rey.. Rey.. Reynaldi (Sabarrr)" (SCTV), dan Sahur Semua Sahuuur" (RCTI). Khusus bagi "Saatnya Kita Sahur (SKS)", ini adalah surat peringatan kedua.
Program-program itu dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Pelanggaran antara lain berupa kandungan pelecehan, penghinaan, perendahan orang lain, kata-kata kasar, dan perilaku tak pantas.
"Jika masih belum berubah setelah surat peringatan pertama, kami layangkan surat peringatan kedua. Jika masih bandel, durasinya akan dibatasi, atau bahkan kemudian penghentian siaran sementara," katanya.
Selain soal siaran acara komedi, KPI juga mencatat adanya iklan niaga dalam siaran adzan maghrib, yaitu di TVOne, Trans TV, SCTV, dan Global TV. Siaran paling banyak diadukan masyarakat. Ada juga keluhan terhadap adanya ustadz yang mencoba ikut melawak dan menyanyi.
"Hasil pantauan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi televisi. Saat televisi untuk lebih mengutamakan program-program yang lebih mendidik daripada program hiburan yang instan, mendapatkan banyak untung, tapi kurang mendidik. Bagaimanapun, televisi adalah media sarana yang strategis untuk mempengaruhi karakter masyarakat," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)


